Kamis, 24 Februari 2011

Mawar dan Duri dalam hidup kita

Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.
Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil.
Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh puladuri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapaduri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.
Sang pemuda tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapihkan, selalu saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”
Lama kelamaan, pemuda ini tampak enggan untuk memperhatikan mawar miliknya. Ia mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkannya rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun meranggas dan layu.
Di dalam setiap jiwa manusia pasti ada selalu ‘mawar’ yang tertanam. Tuhan yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah.
Namun sayang, ada sebagian dari kita yang hanya melihat “duri” yang tumbuh. Merasakan hanya kelemahan yang ada pada dirinya. Merasa hanya menjadi beban bagi orang lain. Banyak dari saudara kita yang hanya melihat sisi buruk, sehingga dalam menjalani kehidupan ini dipenuhi dengan kepesimisan seolah menolak keberadaan mereka sendiri. Saudara kita itu sering kecewa dengan dirinya dan tidak mau menerimanya. Mereka berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari nya. Sehingga menolak untuk “menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah ada dan tak pernah memahami potensi yang dimilikinya.
Marilah kita sirami terus menerus apapun yang menurut kita baik, meski banyak kerikil atau duri tajam menghadang, apapun hasil akhirnya. Yang terpenting adalah yakin , bersabar menjalani semuanya, bahwa kita bisa dan mampu melewati semua duri kehidupan ini dengan yakin bahwa Tuhan akan memberikan hasil akhir yang indah

SR-71 Blackbird

SR-71 Blackbird

SR-71 adalah sebuah pesawat pengintai strategis jarak jauh berkecepatan Mach 3 yang berawal dari pesawat model A-12 dan YF-12 yang dibuat oleh Lockheed Skunk Works. SR-71 secara tidak resmi dijuluki 'Blackbird' dan dipanggil Habu (nama ular) oleh para awak penerbangnya. Clarence "Kelly" Johnson bertanggung jawab atas berbagai inovasi di konsep desain pesawat canggih ini. Keungulan dalam pertahanan pesawat ini adalah kecepatan terbang dan tingginya daya jelajah, dimana jika sebuah peluru kendali darat ke udara terdeteksi, tindak pengelakan yang standar adalah menambah kecepatan. Tipe SR-71 digunakan antara 1964 sampai 1998, dimana 12 dari 32 pesawat rusak akibat berbagai kecelakaan, tetapi tidak satupun hilang ketangan musuh.

F-16 Fighting Falcon

F-16 Fighting Falcon
F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran yang dikembangkan oleh General Dynamics (lalu di akuisisi oleh Lockheed Martin), di Amerika serikat. Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur ringan, dan akhirnya ber-evolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer. Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai untuk segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat. Pesawat ini sangat popular di mata international dan telah digunakan oleh 25 angkatan udara. F-16 merupakan proyek pesawat tempur Barat yang paling besar dan signifikan, dengan sekitar 4000 F-16 sudah di produksi sejak 1976. Pesawat ini sudah tidak diproduksi untuk Angkatan udara amerika serikat, tapi masih diproduksi untuk ekspor.
F-16 dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot. Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untu menahan belokan pada percepatan 9g.




North American X-15

North American X-15 
Amerika Utara X-15 pesawat roket bertenaga / spaceplane adalah bagian dari seri-X pesawat eksperimental, diawali dengan Bell X-1, yang dibuat untuk USAF, NASA, dan USN. X-15 mengatur kecepatan dan catatan ketinggian di awal 1960-an, mencapai tepi luar angkasa dan kembali dengan data berharga yang digunakan dalam desain pesawat dan pesawat ruang angkasa. Pada tahun 2011 [update], memegang rekor dunia resmi untuk kecepatan tercepat yang pernah dicapai oleh suatu berawak pesawat bertenaga roket.

Selama program-15 X, 13 dari penerbangan (dengan delapan pilot) memenuhi kriteria USAF spaceflight oleh melebihi ketinggian 50 mil (80,5 km, 264.000 ft), sehingga kualifikasi pilot status astronot. Pilot USAF memenuhi syarat untuk sayap astronot USAF, sedangkan pilot sipil kemudian diberikan sayap astronot NASA.

Dari semua misi X-15, dua penerbangan (oleh pilot yang sama) memenuhi syarat sebagai penerbangan ruang per definisi (Federation Internationale Aéronautique) internasional spaceflight dengan melebihi 100 kilometer (62,1 juta, 328.084 kaki) di ketinggian

BOEINK NASA X-43

 
BOINK NASA X-43

 
X-43 merupakan sebuah pesawat eksperimen hipersonik dirancang dengan banyak variasi skala dimaksudkan untuk mengetes aspek yang beragam dalam penerbangan supersonik. Dia merupakan bagian dari program NASA Hyper-X.
Roket pendorong bersayap dengan X-43 tersebut diluncurkan dari sebuah pesawat pembawa. Setelah roket pendorong tersebut telah mencapai kecepatan dan ketinggian yang diinginkan, ia dibuang, dan X-43 terbang bebas menggunakan mesinnya sendiri, sebuah scramjet

F-22 Raptor

 
F-22 Raptor
F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superiotas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelejen. Pesawat ini melalui masa pengembangan yang panjang, versi prototipnya diberi nama YF-22, tiga tahun sebelum secara resmi dipakai diberi nama F/A-22, dan akhirnya diberi nama F-22A ketika resmi mulai dipakai pada Desember 2005. lockheed martin aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggungjawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing integrated defense system memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot dan perawatan.